“Bermimpilah…, Maka Tuhan Akan Memeluk Mimpimu”.

Kata-kata di atas merupakan dialog yang disampaikan Arai kepada Ikal , dua tokoh sentral di film “Sang Pemimpi”.

Film ini bercerita tentang kehidupan di masa remaja Ikal. Bersama Arai-sepupunya dan Jimbron sahabatnya, mereka bertiga merantau ke Manggar, kota pelabuhan yang berjarak puluhan kilometer dari tempat kelahiran mereka di Gantong, Belitung.

Di perantauan, mereka menjalani masa remaja yang sulit dan penuh tantangan. Arai dan Ikal adalah siswa yang unik, meskipun mereka pandai, namun layaknya remaja lainnya, juga tergolong bengal. Namun, satu hal yang berbeda, cita-cita mereka setinggi langit : Ingin kuliah di Perancis, keliling Eropa.

Cita-cita ini didapati setelah bertemu dengan seorang guru muda, Pak Julian Balia . Balia mengajarkan agar siswa memiliki cita-cita setinggi langit dan berimajinasi meraih mimpi-mimpi itu. “Yang terpenting, bukanlah seberapa besar mimpi kalian, melainkan seberapa besar upaya kalian mewujudkan mimpi itu,” Demikian tutur, Pak Belia.

Karakter Pak Balia yang sangat inspiratif sekaligus memotivasi lalu dipadukan dengan karakter kepala sekolah SMA Manggar, Pak Mustar , yang dianggap super galak, tanpa disadari justru mengasah Arai dan Ikal mempunyai karakter kuat (Disiplin,berani bercita-cita, gigih, tegar, teguh pendirian) di padukan dengan karakter baik (jujur, amanah, ikhlas & tawadhu) di dalam menghadapi tantangan hidup.

Dengan adanya cita-cita, hidup Arai dan Ikal dipenuhi gairah. Arai, sosok paling inspiratif di film ini kemudian membuka peta dunia dan menggambar rencana mewujudkan mimpi itu. Belitung, Jakarta, Paris Eropa.

Di tengah-tengah tuntutan untuk belajar dan persoalan remaja, mereka pun bekerja paruh waktu sebagai buruh di pelabuhan. Kisah mereka adalah semacam peringatan bermimpi agar bermimpi layaknya membangun rumah yang harus disiapkan sejak fondasi hingga penyelesaian detailnya.

Kawan…

Benar apa kata Arai, “Tanpa mimpi dan harapan, orang-orang macam kita akan mati”
Oleh karena itu…
Ayo… Untai mimpi-mimpimu dengan kompetensimu
Wujudkan mimpi-mimpimu melalui Aktualisasi & Karya
Dengan Kerja Keras
Dengan Kerja cerdas
Dengan Hati Ikhlas
Demi Ilahi Robbi