Kawan …

Ketika kamu membayangkan sesuatu melalui pikiran, kira-kira apa yang terpancar dibenak kamu : apakah kamu membayangkan sebuah pencapaian, apresiasi dan kemenangan atau sebaliknya, kegagalan dan keterpurukan?

Sejumlah riset menunjukkan bahwa ternyata visualisasi memberikan pengaruh kuat terhadap kinerja seseorang termasuk buat meningkatkan prestasi belajar. Ketika imajinasi kamu selalu dihantam oleh bayangan keterpurukan dan pesimisme, maka jaringan otak kamu perlahan-lahan akan mendorong kamu untuk benar-benar mengalami keterpurukan.

Sebaliknya, ketika kamu selalu membangun bayangan positif tentang diri kamu, maka kamu sesungguhnya tengah memulai dan memperkuat “cara kerja yang sempurna” di dalam otak kamu. Pada gilirannya, jaringan sel dalam otak ini akan mampu mendorong kamu untuk juga meraih kesempurnaan dalam meraih prestasi belajar, misalnya lulus UN, lulus SNMPTN & Kuliah Tepat Waktu dengan IPK diatas 3,5

Visualisasi berbeda dengan menghayal. Menghayal atau melamun adalah membayangkan sesuatu tanpa tujuan, abstrak, dan melompat-lompat. Visualisasi berarti membayangkan sesuatu yang akan dituju oleh kamu. Visualisasi adalah membayangkan sesuatu dengan kongkret dan sistematis, sehingga muncul sebuah cerita dalam benak kamu, persis seperti seorang penulis fiksi menuliskan sebuah cerita fiktif.

Menghayal dan melamun tak banyak manfaatnya dalam menumbuhkan motivasi seseorang. Dengan lamunan, seseorang tak dapat membayangkan masa depan dengan jelas .

Banyak atlet kelas dunia telah menerapkan teknik ini untuk meraih prestasi dalam bidang olahraga yang ditekuninya.

Salah satu contohnya adalah Jim Thorpe, yang lahir tanggal 28 Mei tahun 1888. Ia adalah salah satu anggota tim Olimpiade Amerika Serikat tahun 1912. Dia meraih 10 medali emas dalam berbagai cabang olahraga.

Lalu bagaimana melakukan visualisasi positif yang baik? Berikut langkah-langkah praktis yang dapat kamu dilakukan :

Pertama

Tentukan oleh kamu tujuan yang jelas dan menantang, tujuan yang ingin kamu capai. Juga sebaiknya tujuan yang ingin kamu raih itu bersifat spesifik. Misalnya : kamu membayangkan ingin lulus Ujian Nasional atau lulus ujian SNMPTN atau nilai mata kuliah dapat A

Kedua

Mulailah kamu melakukan visualisasi.

Langkah-langkahnya :

– Relaks.
Carilah momen-momen dimana kamu tengah santai. Ini akan membuat otak kamu lebih terbuka untuk memulai dan memperkuat “cara kerja yang benar”

– Fokus.
Perhatian kamu fokus pada langkah nyata yang mesti dilakukan untuk memulai lulus Ujian Nasional atau lulus ujian SNMPTN. Apa saja yang mesti diperlukan, tahapan apa yang mesti dilakukan.

– Bayangkan.
Bayangkan tujuan kamu sedetail mungkin. Bayangkan segalanya: Mulai dari tempat ujian, mata pelajaran yang diujikan, dan tatkala mendapatkan ucapan selamat atas kelulusan UN  atau SNMPTN dari orang tua, saudara, teman dan sahabat kamu.

– Emosi.
Libatkan emosi kamu. Bagaimana rasanya mampu meraih tujuan itu dengan sempurna? Bagaimana rasa senangnya kamu lulus ujian, rasakan jabatan tangan yang memberikan ucapan selamat ulai dari orang tua, saudara, teman dan sahabat kamu. Menyertakan perasaan dan emosi akan memperkuat sistem “cara kerja yang benar” dalam otak anda.

Ketiga,

Lakukan hal tersebut oleh kamu berulang-ulang. Untuk mendapat hasil yang optimal, lakukan visualisasi positif setiap kali kamu mempunyai waktu luang, sekurangnya sehari sekali, misal ketika kamu akan tidur dan tengah rileks.

Selamat Mencoba Kawan ….